Monday, August 6, 2012

Biodata Cakka IC 2


Nama: Cakka Kawekas Nuraga

Ttl: Bintaro Tangerang,18 Agustus 1998

Kelas: 7 SMP

Sekolah: SMP BOPKRI 3 Jogjakarta

Anak ke: 2/2

Nama kakak: Elang Putra Nuraga

Alamat : Jl. Kaliurang KM.6 , Sawit Sari, Yogyakarta

Makanan Favorit: Nasi goreng pete

Minuman Favorit: NU Green Tea madu 

Cakka Kawekas Nuraga demikian nama lengkap anak laki-laki 12 tahun yang akrab dipanggil Cakka ini. Bocah kelahiran Bintaro – Tangerang 18 Agustus 1998 kini masih duduk di bangku kelas 7 SMP BOPKRI 3 Jogja, merupakan anak kedua dari keluarga Tunggul Dhewa Nuraga. Dua bersaudara yang memiliki seorang kakak laki-laki terpaut usia 4 tahun.
Mulai mengenal dan menyukai musik sejak kelas 3 SD. Ketertarikannya pada bidang ini lebih banyak terpengaruh oleh kakaknya – Elang Nuraga – yang notabene gitaris sebuah band beraliran Japan rock di Jogja: Yubikiri dengan anggota rata-rata usia belasan.
Cakka adalah sosok anak yang punya kemauan besar untuk belajar sesuatu. Terpacu oleh karakternya yang ‘tidak mau kalah’ pada sang kakak, pada usia delapan tahun dia mulai belajar memainkan gitar sendiri. Awalnya hanya mengekor dari apa yang dilihatnya saat sang-kakak bermain, namun selanjutnya dia mendapat bimbingan dari kakak dan sang ayah.
Seiring bergulirnya waktu, makin terlihat bakat Cakka sesungguhnya, yang ternyata lebih menonjol pada vokal. Bocah penyuka Manga drawing ini sudah memiliki karakter vokalnya sendiri.
Dia memang tidak mengikuti kursus atau klas vokal. Belajar bernyanyi dari pengalaman sehari-hari. Mungkin ini akibat dari terlalu seringnya Cakka dimintain tolong (baca: dimanfaatkan) oleh sang kakak untuk menjadi vocal-guide setiap kakaknya berlatih sehari-hari, sehingga karakter vokal Cakka terbentuk dengan sendirinya. Selain menggemari band beraliran Japan-rock seperti L’arc~en~Ciel, Cakka juga senang melantunkan lagu-lagu style Guns n’ Roses, Simple Plan, Jagostu, Sheila on Seven, Altebridge, hingga nada-nada blues secara spontan.
Karena begitu banyak referensi musik yang dia dengar, dengan sendirinya mampu pula melakukan improvisasi spontan yang terbilang lumayan untuk anak seusianya.
Namun bila menyimak saat bernyanyi jangan berharap akan selalu mendengar vibrato pada setiap akhir nada panjang, bukan itu karakter yang dimiliknya.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment